October 24, 2011

tujuh puluh puisi



Ini sebenarnya sudah agak lama, akhir Juli lalu. Goenawan Mohamad (GM) memakai sketsa saya untuk buku puisi terbarunya "Tujuh Puluh Puisi". Sebuah kejutan yang tidak saya sangka. Sketsa itu sudah setahun sebelumnya saya bikin lalu posting di sini dan facebook.

Sebuah kejutan karena sebelumnya GM tak mengabarkan ke saya tentang perihal itu. Saya memang menghadiri peluncuran "Tujuh Puluh Puisi" dan "Don Quixote". Jauh-jauh hari dia sudah meminta saya agar bisa juga hadir.Dengan segala upaya akhirnya saya bisa juga datang ke Jakarta akhir Juli itu.

Saya menyukai puisi, terutama puisi-puisi dia, selain tentu esai-esainya.
Cerita pertemanan saya dan GM dimulai beberapa tahun lalu, ceritanya agak panjang dan tentu menyenangkan, tapi saya kira tak perlu diceritakan di sini.

Jadi malam itu, di antara kelimun orang-orang, ocehan-ocehan seniman, dan denting gelas sebuah cafe temaram di sudut Kemang, saya datang dan menemuinya. Dia tersenyum, dan tiba-tiba bilang: "dob, ini..." sambil menunjukkan cover belakang buku "Tujuh Puluh Puisi" yang akan diluncurkan beberapa saat setelah itu. Saya hampir tak bisa bicara, nyengir dan tentu senang bukan kepalang.

3 comments:

artika maya said...

nah, sy juga suka catatan pinggir pak gunawan moh ini ^^

dobby said...

:-)

Anonymous said...

Susah dapet ini puisi, Pak. Pernah nanya sama Tempo tapi katanya belum dibukukan.